21.3.1 Akitivitas Di Dalam Reverse Logistics Aktivitas umum yang ada di dalam reverse logistics yaitu proses perusahaan di mana mereka mengumpulkan produk yang telah terpakai (bekas), produk yang rusak, produk yang tidak diinginkan, atau produk kadaluarsa, termasuk juga di dalamnya bahan-bahan pembungkus dan pengiriman, yang berasal dari

ManajemenLogistik Terpadu merupakan suatu kegiatan manajemen logistik yang meliputi dua bidang yang berkaitan, yaitu: bidang organisasi logistik dan bidang koordinasi logistik. Bidang Operasi Logistik, merupakan kegiatan-kegiatan yang bersifat fisik. Manajemen distribusi fisik menyangkut masalah pengangkutan produk kepada langganan.

Kegiatanmanajerial dalam logistik, meliputi berikut ini. 1. Merencanakan (planning) berkaitan dengan bagaimana rencana logistik yang dilakukan. 2. Penerapan (implementation) dari rencana-rencana logistik yang telah ditetapkan sebelumnya. 3. Rencana yang telah diterapkan perlu dilakukan pengendalian (controlling) agar berjalan, seperti yang
2 Christopher; 2005. Menurut Christopher, pengertian logistik adalah proses yang secara strategis mengelola pengadaan, pergerakan, dan penyimpanan material, suku cadang dan barang jadi beserta aliran informasi terkait melalui organisasi dan kanal-kanal pemasarannya, dalam cara dimana keuntungan perusahaan, baik untuk saat ini maupun diwaktu yang akan datang, dapat dimaksimalkan dengan cara
Sistemlogistik yang efektif dapat meningkatkan kualitas pemasaran dan perpindahan produk yang efisien kepada pelanggan. Logistik adalah proses yang memiliki sejumlah peran di dalam perusahaan, yaitu: - Berfokus pada Pemasaran. Logistik memiliki peran yang penting dalam kegiatan pemasaran pada suatu perusahaan. Distribusitidak langsung. Untuk jenis yang kedua, sistem distribusi tidak langsung yang melibatkan pihak ketiga. Biasanya, produsen barang dan jasa akan menggunakan perantara untuk aktivitas penjualannya, baik oleh perorangan maupun dengan afiliasi. Dalam prakteknya, perantara di bidang pengiriman barang juga memiliki kualitas yang berbeda. Kontekslogistik identik dengan organisasi, pergerakan, dan penyimpanan dari material dan manusia. Domain dari aktivitas logistic sendiri adalah menyediakan sistem dengan produk yang tepat, di lokasi yang tepat, pada waktu yang tepat (right product, in the right place, at the right time) dengan mengoptimasikan pengukuran performansi yang diberikan (contohnya meminimalisir total biaya uFjJc4.